“Your work is going to fill a large part of your life..” (Steve Jobs)
Pertanyaan bagi yang telah bekerja, “Berapa lamakah Anda bekerja dalam sehari?”. Jawabannya pasti bervariasi, tergantung bidang pekerjaan dan tempat bekerja. Bagi yang bekerja sebagai karyawan perusahaan, rasanya rata-rata akan menjawab , “Minimal 8 jam sehari”.
Jadi rata-rata “orang kantoran” akan menghabiskan minimal sekitar sepertiga waktunya dalam sehari untuk bekerja, minimal 5 hari dalam seminggu. Mungkin satu-satunya kegiatan yang bisa mengalahkan bekerja dalam intensitas penggunaan waktu adalah: tidur. Jika penggunaan waktu untuk bekerja sedemikian intens, pernahkah terpikir mengenai dampak bekerja?
Dua setengah tahun terakhir menjalani hidup sebagai seorang engineer, sehari-hari saya banyak berinteraksi dengan para engineer lain, baik yang sedepartemen dengan saya maupun dengan engineer dari departemen yang berbeda. Tiap departemen memiliki fungsi yang berbeda dan cara kerja yang berbeda. Nah, saya mengamati ternyata fungsi dan cara kerja suatu departemen sedikit banyak mempengaruhi karakter para enginer di departemen tersebut.
1. Production line engineer, the schematics
Sesuai dengan tuntutan produksi yang harus memiliki jadwal yang teratur, engineer di departemen ini memiliki jam kerja paling teratur dibandingkan dengan engineer yang lain. Karakter umum engineer di departemen ini: skematis dan terjadwal. Hidup teratur!
2. R&D engineer, the locomotive
Sebagai tempat terjadinya proses desain dan pengembangan produk, departemen ini menjadi “mesin” penggerak terciptanya produk-produk. Sebagaimana mesin yang membutuhkan radiator, suhu di departemen ini cenderung “panas”. Para engineer di departemen ini memiliki jadwal kerja yang tidak teratur, tergantung kelancaran proses desain dan pengembangan produk yang berjalan. Karakter umum engineer di departemen ini: analitis dan (kadang) terlalu banyak berpikir. (Sekarang saya bekerja di departemen ini).
3. Sales engineer, the dandies
Berinteraksi banyak dengan customer, engineer di departemen ini terbiasa berpakaian rapi dan elegan. Lebih banyak berinteraksi dengan orang daripada perangkat, engineer di departemen ini terasah social skill-nya. Karakter umum engineer di departemen ini: luwes, mahir dalam lobi, a bit snobbish sometimes. Karakter sales engineer kadang mengingatkan saya akan politisi. Dan tentang politisi..? Image politisi dalam pandangan saya: bohong-bohong, manipulatif, plin-plan (yay, tepu-tepu.. shame on those characters!). Tapi itu politisi, bukan sales engineer..
Yah, ini hanyalah hasil pengamatan yang subjektif. Punya pendapat yang berbeda atau punya pandangan mengenai karakter engineer dari bidang lain yang belum tercakup? Atau bidang lain selain engineering? Comments are most welcome!
Setuju bgt ric..
so who gets the biggest salary? :p
wah…. menarik banget nic postingnya…. aku baru menyadari kebiasaan yang terbentuk dari pengaruh pekerjaan…
kalo kerjaanku,,, di Quality Assurance Engineer..
biasa bertindak sebagai penentu suatu product lolos atau fail dari standard mutu….
dari cara ngomong agak2 tinggi alias merasa paling benar….heheheh… gampang aja bilang u salah… u benar… lanjutkan.. cenderung kaku….
sory kalo salah…kalo benar mari sama 2 tersenyum…
Cok gmn kalo ada waktu.. u posting aja cerita ini di note on FB… makin banyak yang membaca dan give comment… how about that ….!!! mau ispirasi nulis lagi cok… cek note nya pak Stepon (u know, our bahasa teacher at junior high) serius gokil tuh cerita cik gu kita ini…
hmm.. yah gitu deh son.. secara langsung ataupun tidak langsung pekerjaan dapat membentuk citra seseorang…