Sabtu kemarin aku mendapat kunjungan dari seorang teman lama. Jauh-jauh datang dari Houston, 4 jam di perjalanan, tiba di Plano pukul 1 dini hari (otsukaresamadeshita).
Salah seorang ”konco” di SLTP dan SMU dulu. Lulus SMU, aku merantau ke Bandung, dia merantau ke Texas. Kami terakhir kali bertemu di Duri, sekitar 3 tahun yang lalu. Suatu kebetulan yang sangat kebetulan aku ditugaskan ke Texas ini sehingga bisa memiliki kesempatan bertemu dengannya. Yah, begitulah hidup, terkadang penuh kebetulan yang menarik.
Pertemananku dengan si sobat lama ini terbilang cukup menarik. Meskipun sebagai salah satu “konco” baikku, semasa SMU dulu pertemananku dengannya tak jarang diisi oleh rivalitas.
Kami sudah saling kenal sejak masa SLTP dulu. Tapi kemudian menjadi teman dekat sejak masa SMU karena selalu menjadi teman sekelas selama 3 tahun. Di kelas, kami saling berlomba untuk menjadi yang terbaik di bidang akademis. Kadang aku yang berhasil menjadi pemuncak, kadang dia yang menjadi terbaik. Tetapi di tengah-tengah proses itu, kami justru menjadi teman baik. Persaingan yang ada tidak menghalangi kami bersama-sama dengan “konco-konco” lainnya having a good time, melakukan aktivitas-aktivitas penuh keisengan khas remaja SMU.
Di lain waktu, kami pernah bersama-sama berjuang bersama membawa panji nama sekolah dalam lomba-lomba antar-SMU yang dulu sering diikuti oleh sekolah kami. Kegiatan semacam ini telah beberapa kali membawa kami dalam perjalanan bersama ke luar kota Duri. Misalnya ke Pekanbaru, Padang, bahkan ke Bandung sekali waktu. Tidak jarang hasil perjuangan kami memenangkan tropi untuk SMU kami. Suatu petualangan yang menyenangkan untuk diingat.
Meskipun kami sering menjadi rival dalam berbagai bidang semasa SMU dulu, untunglah kami tidak pernah bersaing dalam satu bidang yang penting. Bidang yang selalu menarik untuk dikenang. Cerita cinta masa SMU (hehehe..). Kami sama-sama menyukai teman wanita SMU kami pada masa itu. Tapi untunglah, bukan orang yang sama. Dia tergila-gila pada seorang gadis, sementara aku dibuat terpana oleh seorang gadis yang lain. Dan sialnya, ternyata nasib cerita cinta masa SMU kami berakhir dengan cara yang sama. Sama-sama tidak berakhir indah
.
Rivalitas kami yang terakhir adalah ketika kami sama-sama berjuang dalam ajang Caltex Pacific Indonesia Scholarship Award 2002. Suatu perlombaan memenangi beasiswa untuk kuliah dari PT Caltex Pacific Indonesia (yang sekarang sudah berganti nama menjadi Chevron Pacific Indonesia). Tropi utama perlombaan ini adalah beasiswa untuk kuliah di Amerika Serikat, untuk satu orang pemenang. Hasil perlombaan, dia memenangi tropi utama sementara aku hanya mendapatkan tropi kedua, beasiswa untuk kuliah di Indonesia. Tropi yang kami dapatkan inilah yang lalu memisahkan garis perjalanan hidup kami dengan jauh. Dia berangkat ke Amerika Serikat dan melanjutkan kuliah di Texas A&M Univeristy di Texas. Sementara aku melanjutkan kuliah di ITB, Bandung.
Kunjungan si sobat lama ini di akhir pekan kemarin membantu mewujudkan ambisiku yang tertunda. Yaitu untuk menjelajahi Dallas. Sebagai warga Texas, maka dia pun kudaulat menjadi guide. Tapi karena tinggal di Houston, dia pun ternyata tidak tahu banyak tentang Dallas. Maka kami pun merancang dahulu tempat tujuan sebelum berangkat. Maka sebagian lagi dari Dallas yang belum kulihat sebelumnya pun berhasil kutengok.
Kami banyak saling bercerita dan bertukar pikiran. Cerita tentang masa-masa SMU dahulu, cerita tentang keadaaan rekan-rekan SMU yang lain, cerita kehidupan bekerja, dan cerita tentang Indonesia-Jepang-Amerika Serikat. Dan tidak lupa, tukar pikiran mengenai “makhluk Tuhan paling seksi”. Tentang wanita, hehehe… (Sesuatu yang menarik bro, sudut pandangmu mengenai wanita. Tapi seperti yang kau tahu, kita berbeda prinsip dalam beberapa aspek.).
O ya, nama temanku itu Irwan Rubianto. Thanks Bi, I had a good weekend in Dallas.
Hahaha aneh2 aja kang erik!aq bru liat ini blog kw.Aku jg senang kmrn ketemu kw rik…baguslah klo kw senang diajak jalan2 kmrn.gak susah kw nyenangin kw rik, kasih permen aja dah girang kw hahaha…eh sabtu ini aku dah mau balik ke negara tercinta…jgn lupa kw balik jg yah!
@Komodo: Bi, jangan nangis gitulah.. Aku tau kau terharu baca tulisan ini, tapi jangan cengeng gitulah… Wakakakak